"(Anaknya) tidak mengaku, hanya membual saja," tegas sang ayah.
Lebih mengherankan lagi, salah satu dari kedua iPhone tersebut ternyata diserahkan kepadanya oleh seorang teman.
"IPhone 11-nya sudah kuberikan kepada temanku," ujar sang ayah.
"Pembeliannya untuk kelas berapa?" tanya sang pedagang HP bekas.
"Siswa kelas 8 SMP," kata si bapak.
Setelah mendengarkan ceritanya, sang pedagang ponsel kelihatan begitu terkejut. Orang tua itu hadir dengan tujuan menjual kembali kedua iPhone yang telah mereka beli menggunakan uang hasil kejahatan.
"SekitarRp 20 juta untuk membeli ponsel tersebut. Apakah sekarang ingin menjualnya?" tanya sang pedagang hp.
"karena dia membutuhkan uang itu, Mas," pengakuan sang orang tua anak laki-laki tersebut.
" Rp20 juta sisanya tidak diketahui kemana hilangnya," tambahnya.
Kronologi sang siswa menengah pertama yang mengambil 20 juta rupiah untuk membeli dua buah iPhone ini secara instan menjadi sorotan publik. Masyarakat online merasa sedih namun juga heran mendengar ceritanya.
Editor : Investigasi Mabes