“Kebetulan Blora saat ini belum menggunakan, Pati pun belum, Rembang malah sudah lewat irigasinya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa rencana pemanfaatan air sebagai air baku akan memerlukan kajian mendalam dan investasi yang signifikan. Oleh karena itu, Pemkab Rembang akan bekerja sama dengan pihak PDAM untuk menyusun studi teknis terkait kebutuhan infrastruktur dan anggaran.
“Yang belum rencana ke depan untuk mengambil air bakunya. Untuk mengarah ke air baku kami membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk rencana pengembangan ke depannya,” jelas Bupati.
Terkait kebutuhan anggaran, Bupati menambahkan bahwa hal tersebut akan didalami lebih lanjut oleh PDAM Rembang.“Untuk teknis, Direktur PDAM-nya lebih jelas berapa yang dibutuhkan, nanti Direktur PDAM,” pungkasnya.
Editor : Redaktur