Dalam kegiatan tersebut, masyarakat yang hadir diharapkan tidak hanya menjadi saksi formal, melainkan juga berperan aktif dalam mengawasi jalannya distribusi bantuan. Keterlibatan warga dipandang sebagai bentuk kontrol sosial yang memperkuat transparansi dan memastikan penyaluran tepat sasaran.
Meski langkah Pemdes Tabalema mendapat apresiasi karena mampu meringankan beban masyarakat di masa sulit, publik tetap mendorong adanya laporan terbuka terkait penggunaan Dana Desa. Laporan tersebut mencakup besaran anggaran, jumlah penerima manfaat, hingga mekanisme pendataan penerima. Hal ini dinilai penting agar tidak menimbulkan kecurigaan maupun dugaan penyalahgunaan dana di kemudian hari.
Dengan pembagian BLT dan insentif ini, Pemdes Tabalema berharap masyarakat penerima manfaat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok, sementara para kader desa serta tenaga pengabdian memperoleh dorongan semangat untuk terus berkontribusi dalam pelayanan sosial di desa.
InvestigasiMabes.com(tim) Editor : RedakturSumber : Team