InvestigasiMabes.com l Munthok - Merujuk kepada pemberitaan salah satu media online daerah di Babel beberapa waktu yang lalu, seorang wartawan aktif Ten Njuk San mengalami perundungan yang membabi buta dan disinyalir sarat kepentingan.
Dalam berita tersebut Ten Nyuk San disebutkan menjadi Kepala koordinasi tambang timah oleh penulis berita, dan tentu saja ini menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat, Wartawan aktif InvestigasiMabes.com tentu tidak terima atas perlakuan yang tidak profesional yang dilakukan oleh salah seorang wartawan media lain yang menulis berita tanpa konfirmasi dan menyudutkan wartawan lain tanpa dasar dan menyesatkan dan tidak hanya itu ini sudah masuk kategori menyebar fitnah dan mencemarkan nama baik. Saya menyatakan sangat keberatan dengan berita yg dirilis oleh saudara Devi Dwi Putra dari media TimeLines. Ungkap Koko kepada Pimred InvestigasiMabes.com via WhatsApp beberapa waktu yang lalu.
Dalam narasi berita yang tayang pada (14/006/2026) di media online Timelines diisebutkan ada penyampaian dari pihak nelayan kepada koordinator Desa Air putih yang jadi pertanyaannya Koordinatornya siapa? san disebutkan juga inisial CV,AM dan DND. Sebagai koordinator. Sementara orang yang berada diatas ketiganya beri isial JG alias HS.
Dengan senang hati saya beberkan untuk dusun Tanjung ular panggilan saya Juragan terkadang Hasan. Berarti saya menanggapi inisial tersebut saya. Papar Ten Nyuk San.
Ia menambahkan, Saya minta kepada pihak media TimeLines dan reporternya jangan membuat berita penggiringan opini, Konfirmasi dahulu dengan saya sebelum anda menaikkan berita.Kita ini media kontrol sosial.
Jadi saya keberatan dengan berita yang anda muat,tentang inisial JG alias HS. Karena saya bukan koordinator desa.apalagi diatas CV,AM,DND.Saya berdiri dipihak nelayan atas permintaan ketua nelayan.
Untuk menertibkan kendaraan penambang yang mengganggu aktifitas nelayan. Bagi yang kurang jelas silahkan japri saya.
Sampai berita ini ditayangkan Devi Dwi Putra telah dikonfirmasi terkait Pemberitaannya tersebut via WhatsApp dan ia membenarkan bahwa tidak mengkonfirmasi Ten Nyuk San saat menulis berita dan juga membenarkan bahwa inisial yang dibuat adalah Ten Nyuk San wartawan aktif InvestigasiMabes.com.
Tidak hanya sampai disitu Ten Nyuk San juga Menghubungi Pimpinan Timelines namun tidak direspon.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim