Meski sukses, Kepala Desa juga mengingatkan pentingnya evaluasi rutin agar tradisi tahunan ini bisa terus berkembang lebih baik. “Kita jaga bersama-sama, jangan hanya dari sisi perayaannya, tetapi juga dari sisi ketertiban, kebersihan, dan manfaatnya bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Dengan keberhasilan tahun ini, Kirab Sepuluh Ewu Kembang Endog semakin mengukuhkan diri sebagai identitas Desa Kaotan sekaligus warisan budaya religius yang layak dipertahankan untuk generasi mendatang.
Editor : RedakturSumber : Team