Selain pawai dan ritual adat, agenda festival turut diramaikan oleh seminar budaya Tradisi Reno Saya, makan malam bersama Sultan Ternate (Ohu Ngogu Rimo), serta panggung budaya dan lomba masak makanan Sultan yang akan melibatkan pejabat daerah dan generasi muda.
Syarif menambahkan, persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen.
“Kegiatan ini rencananya akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Kami terus berkoordinasi agar seluruh rangkaian berjalan lancar,” tuturnya.
Festival Tara No Ate dikenal sebagai ajang tahunan yang menampilkan kekayaan budaya, sejarah, dan nilai spiritual masyarakat Ternate. Kehadiran Wakil Presiden diharapkan menjadi dorongan besar bagi pelestarian budaya lokal serta memperkuat semangat persatuan di Maluku Utara.InvestigasiMabes.com(Haeril Jabid)
Editor : RedakturSumber : Team