“Bahan baku udang ebi ini kami ambil dari udang vaname yang dihasilkan langsung dari tambak budidaya Cluster Surya Mina Lestari,” jelasnya.
Dedi menambahkan, pihak Jepang ingin memastikan secara detail proses pengolahan, sumber bahan baku, hingga sistem budidaya yang diterapkan. Oleh karena itu, mereka turun langsung ke lokasi tambak untuk melihat secara langsung manajemen budidaya yang dijalankan Pokdakan.
“Mereka ingin tahu mulai dari proses produksi, sumber udang, sampai sistem tambaknya seperti apa. Dan setelah melihat langsung, mereka menilai konstruksi dan sistem budidaya di klaster ini sudah memenuhi standar yang mereka inginkan,” ungkapnya.
Tak hanya Jepang, minat serupa juga datang dari negara Mauritius di kawasan Afrika. Beberapa waktu lalu, perwakilan dari negara tersebut juga mengunjungi Lampung Timur dan menyatakan ketertarikan terhadap produk udang ebi berbahan baku udang vaname.Dedi menegaskan, keunggulan udang ebi dari vaname terletak pada kualitas visualnya yang lebih menarik dengan warna kemerahan dibandingkan udang laut.
Editor : RedakturSumber : Team