Di hadapan tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan, perguruan silat, unsur relawan, Kapolres menegaskan bahwa doa bersama bukan sekadar ritual seremonial, melainkan ruang refleksi dan introspeksi diri bagi seluruh elemen bangsa.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang kokoh berawal dari kesadaran dan perbaikan diri masing-masing, yang kemudian diperkuat dengan kebersamaan dan sinergi.
“Doa bersama ini kami laksanakan untuk menyongsong Tahun 2026 dengan semangat refleksi. Editor : Investigasi MabesSumber : Humas Polda Jateng