Kegiatan tersebut semakin bermakna dengan tausiyah kebangsaan yang menekankan pentingnya introspeksi, persatuan, dan peran aktif seluruh komponen masyarakat dalam menciptakan Sragen yang aman dan harmonis.
Sinergi antara Polri, tokoh agama, dan organisasi masyarakat dinilai sebagai kunci utama menjaga kondusivitas wilayah di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Suasana khidmat dan penuh kehangatan tampak menyelimuti Hall Sibara saat doa lintas iman dipanjatkan bersama.Kebersamaan itu menjadi simbol kuat bahwa perbedaan keyakinan dan latar belakang justru menjadi kekuatan besar dalam merawat persatuan dan kedamaian.
Editor : Investigasi MabesSumber : Humas Polda Jateng