Menurut LK, kenyataan di lapangan berbanding terbalik dengan slogan kemitraan yang sempat digaungkan tersebut.
"Slogan Kasi Intel yang katanya ingin berkolaborasi dengan awak media ternyata diduga hanya hoax belaka. Buktinya, saat kami datang untuk konfirmasi, kami justru dibiarkan menunggu berjam-jam tanpa ditemui sama sekali," ujar LK dengan nada kesal.
Pukulan bagi Kemerdekaan Pers
Ketua IWO-I Empat Lawang ini menilai tindakan tersebut mencederai semangat keterbukaan informasi publik. Ia menegaskan bahwa wartawan adalah mitra strategis pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memberikan edukasi serta informasi kepada masyarakat.Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kejaksaan Negeri Empat Lawang terkait alasan Kasi Intel tidak dapat menemui awak media pada waktu tersebut. (@TIM).
Editor : RedakturSumber : Team