“Setelah itu, tidak tau apa yang terjadi truk batu bara itu terbalik dan muatan batubara nya tumpah menimbun mobil putih. Sedangkan sopir dan penumpang nya ada didalam mobil. Sopir mobil putih itu sekarat, dan anaknya meninggal,” papar sumber terpercaya.
Kasat Lantas Tanjung Jabung Barat, AKP Vicky, saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya peristiwa naas tersebut. Namun, ketika ditanya terkait dugaan pelanggaran aturan oleh perusahaan angkutan batubara yang beroperasi tanpa mengenal batas waktu dan tipe kendaraan, yang kerap mengancam keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar, AKP Vicky hanya merespons dengan doa.
“Kemaren kejadian di Merlung pak. Terimakasih informasinya pak akan kami tindak lanjuti,” katanya
Kemudian, saat ditanya lebih lanjut soal aturan yang dilanggar, ia menjawab, “Baik pak terimakasih, amin Allahuma Amin, semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT amin Allahuma Amin.” imbuhnya
Masyarakat kini menantikan tindak lanjut yang nyata dan tegas dari pihak berwenang. Kejadian ini kembali menyoroti masalah serius terkait operasi angkutan batubara di jalan raya yang seringkali mengabaikan aturan dan keselamatan orang lain.
Editor : Redaktur
Sumber : Team