Gangguan terjadi di permukiman warga Desa Ngetuk, Kecamatan Nalumsari, yang berdekatan dengan kandang ayam potong milik warga berinisial M.
Menurut warga, kondisi ini sudah berlangsung kurang lebih lima tahun dan terus berulang, terutama saat musim panen ayam dan musim hujan.
Warga menduga ledakan populasi lalat berasal dari limbah peternakan ayam yang tidak dikelola secara optimal. Kotoran ayam yang menumpuk dinilai menjadi sumber utama berkembangnya lalat.
Namun, pihak pekerja kandang menyatakan bahwa upaya pengendalian telah dilakukan.
“Kami rutin melakukan penyemprotan karena lalat cepat berkembang, apalagi musim hujan,” ujar salah satu pekerja di lokasi.Meski demikian, warga menilai langkah tersebut belum efektif karena lalat masih terus menyerbu rumah mereka.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim buru berita