Tak hanya itu, hasil tes urine menunjukkan fakta mencengangkan: seluruh tersangka positif mengandung amphetamine.
Dari hasil pemeriksaan awal, para pelaku mengaku mendapatkan sabu dari dua bandar berinisial LOLOM dan GENDOR. Keduanya kini telah masuk daftar pencarian orang (DPO) dan tengah diburu aparat.
Kapolres Bengkalis menegaskan, pihaknya tidak akan memberi celah sedikit pun bagi peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
“Ini komitmen kami dalam mendukung program P4GN. Kami akan kejar sampai ke akar-akarnya, termasuk bandar besar di belakangnya,” tegas AKBP Fahrian Saleh Siregar.Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam dan ikut berperan aktif dalam pemberantasan narkoba.
Editor : RedakturSumber : Team