Rapat Tim Formatur Pengkab Percasi Gorontalo di Limboto: Struktur Organisasi Diperbarui, Fokus Lahirkan Atlet Berprestasi Nasional

Foto Redaktur
Rapat Tim Formatur Pengkab Percasi Gorontalo di Limboto: Struktur Organisasi Diperbarui, Fokus Lahirkan Atlet Berprestasi Nasional
Rapat Tim Formatur Pengkab Percasi Gorontalo di Limboto: Struktur Organisasi Diperbarui, Fokus Lahirkan Atlet Berprestasi Nasional

InvestigasiMabes.com | Limboto – Tim Formatur Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Gorontalo menggelar rapat penting di Limboto, pada Sabtu (23/5/2026). Pertemuan strategis ini menjadi tonggak awal penyusunan organisasi baru yang diharapkan mampu membawa catur Gorontalo melesat lebih tinggi hingga ke kancah nasional.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Formatur sekaligus Ketua Terpilih Pengkab Percasi Kabupaten Gorontalo, Yunus Dunggio, S.E., M.Si., didampingi anggota tim yaitu Welly Hasan dan Husni Mohi, yang akrab disapa Aba Dinggo. Dalam pertemuan tersebut, salah satu keputusan kunci yang disepakati adalah penyempurnaan struktur organisasi agar lebih efektif dan efisien, sejalan dengan ketentuan hasil Musyawarah Nasional (Munas) serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Yunus Dunggio menjelaskan, perombakan struktur dilakukan dengan merampingkan jumlah komisi. Dari sebelumnya berjumlah sembilan komisi, kini disederhanakan menjadi tujuh komisi saja. Langkah ini diambil agar pembagian tugas lebih jelas dan kerja organisasi berjalan lebih fokus.

"Kami membahas kerangka struktur organisasi sesuai dengan hasil Munas dan AD/ART. Dari sembilan komisi yang ada, kami rampingkan menjadi tujuh komisi saja. Penyesuaian ini dilakukan agar setiap bagian memiliki tanggung jawab yang terukur dan relevan," ungkap Yunus usai memimpin rapat.

Lebih jauh, Yunus menegaskan bahwa penempatan ketua dan anggota di setiap komisi didasarkan pada keahlian, kemampuan, dan kompetensi masing-masing individu. Ia memiliki harapan besar kepada seluruh pengurus terpilih, bahwa kemampuan bermain catur saja tidak cukup. Pengurus dituntut memiliki visi, strategi, dan kemampuan manajerial yang mumpuni untuk memajukan olahraga akal pikiran ini di daerah.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan


Berita Terkait
Terkini