InvestigasiMabes.com | Saumlaki – Lembaga Masyarakat Adat Tanimbar (LMAT) Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar pertemuan bersama perwakilan INPEX dan Satuan Tugas (Satgas) Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela pada Rabu (1/7/2026) pukul 16.00 WIT di Hotel Villa Bukit Indah, Saumlaki. Pertemuan tersebut difokuskan untuk membahas berbagai persiapan menjelang pelaksanaan groundbreaking (peletakan batu pertama) pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela.
Diskusi berlangsung dalam suasana yang serius dan konstruktif dengan menitikberatkan pada kesiapan seluruh pemangku kepentingan, khususnya masyarakat adat, dalam menyambut dimulainya proyek yang dinilai memiliki arti penting bagi pembangunan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Selain itu, peserta rapat juga membahas kesiapan pengamanan secara maksimal mengingat pelaksanaan groundbreaking akan menjadi momentum penting yang diperkirakan mendapat perhatian luas.
Salah satu pokok pembahasan adalah penyamaan persepsi mengenai lokasi pelaksanaan groundbreaking yang direncanakan berlangsung di Desa Lermatang. Kesepahaman mengenai lokasi tersebut dinilai penting agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan secara terkoordinasi dan sesuai dengan rencana.
Pertemuan ini juga menjadi wadah untuk mempererat koordinasi antara masyarakat adat, pihak perusahaan, dan pemerintah. Sinergi antarpihak diharapkan mampu mendukung kelancaran setiap tahapan persiapan sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis dalam pelaksanaan proyek strategis nasional tersebut.Ketua LMAT, Boy Sanamase, menegaskan bahwa penghormatan terhadap nilai-nilai adat serta hak ulayat masyarakat merupakan prinsip yang harus dijunjung tinggi dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat adat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan dan kerja sama yang berkelanjutan antara investor dengan masyarakat lokal.
Editor : RedakturSumber : Team