InvestigasiMabes.com | Kaltim - Pemprov Kaltim menekankan pentingnya komitmen dan kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat transformasi ekonomi daerah menuju2045. Transformasi tersebut disiapkan melalui desain besar yang memuat skenario jangka panjang sekaligus tahapan jangka pendek hingga 2029.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, penyusunan desain besar transformasi ekonomi Kaltim saat ini memasuki tahapan penting setelah menerima masukan dari berbagai pemangku kepentingan.
Hal itu disampaikan Sri Wahyuni dalam Diskusi Putaran Ketiga Forum Konsultasi Daerah untuk Percepatan Transformasi Ekonomi Kaltim 2027–2045 di Ruang Ruhui Rahayu,
Forum tersebut melibatkan sejumlah pihak, antara lain GAPKI, KADIN, APINDO, OJK, PUTRI, PT MBTK, serta unsur masyarakat sipil dan perbankan.“Semua pihak berada dalam satu frekuensi. Kita bersepakat bahwa Kaltim harus mewujudkan transformasi ekonomi,” kata Sri Wahyuni.
Menurutnya, transformasi ekonomi bukan proses yang dapat dilakukan secara instan. Diperlukan tahapan, target waktu, pembagian peran, serta komitmen bersama agar setiap sektor bergerak dalam arah yang sama.
Editor : RedakturSumber : Team