Investigasimabes.com l Rembang - Penguatan keimanan dan ketakwaan menjadi bagian penting dalam menjaga semangat pengabdian personel Polri kepada masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Ngaji Kebangsaan bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan KH. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) di Pondok Pesantren LP3iA Narukan, Kragan, Kabupaten Rembang, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan pembinaan rohani tersebut diikuti secara hybrid oleh sekitar 700 peserta secara langsung, terdiri dari 300 santri dan 400 personel Polri dari sejumlah wilayah sekitar Rembang. Secara daring, kegiatan diikuti 41.449 personel Polri dari 36 Polda dan 517 Polres jajaran.
Kegiatan diawali pembacaan kalam Ilahi QS Ali Imran ayat 133-135 oleh Ipda Asraldi, S.Ag. dan santri Ahmad Dzul Fahmi Al-Fakhomi, sebelum dilanjutkan dengan sambutan Kapolri dan tausiyah kebangsaan oleh Gus Baha.
Dalam sambutannya, Kapolri mengungkapkan bahwa Polri sebagai umara memiliki perjalanan panjang dalam menjalankan tugas bersama para ulama. Menurutnya, kehadiran ulama memberikan tuntunan spiritual bagi personel Polri agar tetap berada pada jalan pengabdian, menjaga amanah, serta mampu menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat.“Ulama adalah ibarat lentera yang menerangi dalam kegelapan, menunjukkan jalan, sekaligus memberikan doa agar Polri senantiasa diberikan perlindungan dalam menghadapi berbagai tantangan dan bahaya, serta tetap mampu menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Kapolri.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim