“Dan ini oleh para peneliti serta pengamat budaya disebut sebagai kesenian yang dijadikan “suara hati rakyat”, karena kesenian ini dinilai mampu menyuarakan apa saja yang menjadi problematika kehidupan sosial di masyarakat,”tambah Brigjen Pol Akhmad Yusep.
Wakapolda Jatim juga menjelaskan,perlombaan kesenian ludruk ini memiliki beberapa tujuan, diantaranya turut serta melestarikan dan mengembangkan kebudayaan asli Jawa Timur terutama kesenian tradisional ludruk, agar tetap eksis di tengah modernisasi perkembangan jaman.
Selain itu pihak Polda Jatim juga berkeinginan untuk memberikan dorongan dan motivasi bagi seniman ludruk untuk terus mempertahankan eksistensinya dan meningkatkan kualitas karya.
Selanjutnya pihak Polda Jatim juga ingin meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kesenian tradisional asli jawa timur khususnya ludruk dan menjadikan kesenian sebagai sarana edukasi bagi masyarakat luas, dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kita juga ingin membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menciptakan pemilu damai, dengan menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkoba dengan melestarikan kegiatan kesenian,”ujar Brigjen Pol Akhmad Yusep.
Wakapolda Jatim juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia penyelenggara, dan seluruh perangkat perlombaan yang telah mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan itu.
“Terimaksih kepada panitia dan semua pihak, sehingga lomba kesenian ludruk dan esports competition ini dapat terlaksana dengan baik," ungkap Brigjen Pol Akhmad Yusep.Tak lupa Wakapolda Jatim mengucapkan terimakasih juga kepada para pendamping dan para peserta yang sudah bersemangat untuk ikut berpartisipasi memeriahkan acara ini.
"Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik anda dengan semangat bertanding yang tinggi, serta pererat rasa persahabatan dan persaudaraan untuk meraih prestasi," pesan Wakapolda Jawa Timur dalam sambutannya.
Sementara itu, Ditresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Arie Ardian menambahkan, festival ludruk ini merupakan sarana untuk melestarikan kebudayaan asli daerah yang masih banyak digemari oleh masyarakat.
Editor : Investigasi Mabes