InvestigasiMabes.com l Kampar -- Datuk Seri Mustafar Ali, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Pusat Jenayah Kewangan Nasional (NFCC) atau ketua KPK Malaysia, berkunjung ke Kampar bersama isteri Datin Seri Mulia Ismail dan keluarga besar Jassin yang tinggal di Indonesia, terutama di Kampar.Kunjungan silaturahmi yang dilakukan oleh anak, cucu/cicit, dan keluarga besar Jassin dan Buyun mendapat apresiasi dari pemerintah, baik Pemerintah Provinsi Riau maupun Pemerintah Kabupaten Kampar. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Kampar, Provinsi Riau, memiliki kualitas dan daya saing yang kuat di negara tetangga Malaysia. Salah satu keturunan Jassin dan Buyun ini menjadi pejabat penting di Malaysia.Sabtu, 08/07/23.
Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si, menyampaikan apresiasi terhadap silaturahmi keluarga yang berasal dari Datuk Jasan dan Uwuo Buyun yang berada di Malaysia. Bahkan, Syamsuar menyatakan bahwa isteri beliau, Misnarni Syamsuar, yang berasal dari Pulau Bangkinang, juga memiliki garis keturunan dari Kuok. Oleh karena itu, kami mengucapkan apresiasi dan bangga atas pertemuan antara kedua negara ini dalam upaya dan ikhtiar menyelenggarakan kegiatan ini. Meskipun terpisah oleh negara, hubungan darah tidak bisa dilepaskan," kata Syamsuar yang didampingi oleh Yurnalis Basri (Staf Ahli Gubernur Riau), Kabiro Ortal Kamal, Kepala BKPSDM Riau Asrizal, dan beberapa Kepala OPD di lingkup Pemprov Riau.Syamsuar menjelaskan bahwa masyarakat Kampar memiliki daya saing yang tinggi di luar negeri, terutama berasal dari Kabupaten Kampar. Kedekatan antara Indonesia dan Malaysia tidak dapat dipisahkan, bahkan telah terjalin hubungan erat sejak zaman kerajaan. Saat ini, yang perlu kita lakukan adalah memperkuat lagi kerjasama ini. Kami memohon dukungan keluarga Kampar yang berada di Malaysia, khususnya Datuk Seri Mustafar Ali," ujar Gubernur Riau.
Pendapat serupa disampaikan oleh Pj. Bupati Kampar, Muhammad Firdaus SE.MM, yang diwakili oleh Asisten II Setda Kampar, Suhermi. Dia menyatakan bahwa banyak penduduk Kampar, terutama di Kecamatan Kuok, merantau ke Malaysia, dan banyak yang telah berhasil dan menduduki posisi penting. "Silaturahmi ini bukan hanya antara keluarga dan keturunan Jassin/Buyun, tetapi juga merupakan hubungan yang lebih luas antara Indonesia dan Malaysia yang semakin erat," tutur Suhermi.Dalam sambutannya, Datuk Seri Mustafar Ali menyatakan bahwa silaturahmi ini sangat penting, tidak hanya untuk menghubungkan keluarga, tetapi juga untuk membangun negeri dan negara. "Kehadiran Gubernur dan Ibu merupakan kehormatan besar bagi keluarga besar kami. Tentunya, komitmen dalam membangun Riau, khususnya Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, tidak diragukan lagi," kata Mustafar Ali.Perwakilan dari Keluarga Besar H. A Zakir, yang juga merupakan Mantan Wakil Bupati, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur Riau dan Pj Bupati Kampar, yang diwakili oleh Asisten II Setda Kampar, Suhermi. Dia berharap bahwa kegiatan silaturahmi ini akan semakin mempererat hubungan antara keluarga dan antara kedua negara. "Tentunya, kegiatan ini akan semakin memperkuat saling pengenalan antara mereka yang selama ini berada di tempat yang jauh. Dengan kehadiran kita di sini, tentunya kita akan saling mengenal dan mendekat lagi," kata A. Zakir.(AM).
Editor : Investigasi Mabes