Dalam responsnya, Kapolres Bengkalis menegaskan kelangsungan kegiatan Dikmas Lantas di sekolah dan akan memperluasnya ke mesjid-mesjid dengan membagikan materi edukasi terkait ketertiban berlalu lintas.
Masukan lain dari Sdr. Hadi menyebutkan kendala pembuatan SIM di Pulau Bengkalis. Kapolres menyampaikan bahwa keterbatasan mesin pembuatan SIM menjadi kendala, dan upaya untuk menambah mesin tersebut masih dalam proses.
Ketua Pengurus Mesjid Al-Hakim, Sdr. Hermizon, menyoroti potensi gangguan Kamtibmas di Kec. Mandau terkait politik. Beliau juga mencatat masih banyaknya pelanggaran lalu lintas, yang menurut Kapolres Bengkalis dapat diatasi dengan pemasangan e-tilang, meski masih dalam proses.
Kapolres menegaskan netralitas TNI Polri dalam Pemilu 2024 serta menutup acara sekitar pukul 06.10 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dijaga tetap aman dan terkendali.Dengan demikian, kegiatan Jum'at Curhat Polres Bengkalis menjadi salah satu upaya penting dalam memelihara kondisi Kamtibmas yang kondusif serta mempromosikan Pemilu Damai 2024 di Kab. Bengkalis. Koto
Editor : Investigasi Mabes