InvestigasiMabes.com | Jepara - Kegiatan bersih-bersih jaringan irigasi di persawahan Ngasem Desa Plajan, Pakis Aji, menunjukkan semangat gotong royong yang kuat dalam mempersiapkan tanam padi kedua. Melibatkan berbagai pihak seperti PPL, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, dan perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Jepara menunjukkan sinergi program POPT (Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan) yang baik dalam mendukung petanian di wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.25/04/2024.
Dalam upaya mempersiapkan musim tanam kedua ini, Gapoktan Bima Mukti Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa. Pada tanggal 24 April 2024, bersama-sama dengan perwakilan dari berbagai lembaga seperti PPL, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, dan Dinas Pertanian Kabupaten Jepara, mereka turun langsung ke persawahan Ngasem untuk membersihkan jaringan irigasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program POPT (Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan) yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut. Dibawah koordinasi Budi Setyo Utomo, ketua Gapoktan Bima Mukti Desa Plajan, semangat gotong royong bersama kelompok Tani Sido Karyo I terlihat nyata saat semua pihak bekerja sama membersihkan jaringan irigasi demi kesejahteraan bersama. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara masyarakat dan pemerintah dalam mendukung sektor pertanian di Jepara.
Kepada awak media mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program POPT (Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan, selaku PPL Desa Plajan, Ema Ratna Sari R. O, SP mengajak kepeduliannya sebagai penyuluh lapangan semoga Gapoktan dan Poktan, bersama masyarakat Desa Plajan semakin kompak,semangat serta dalam berorganisasi selalu aktif. Harapan kami petani Desa Plajan menjadi petani maju,mandiri,modern sehingga bisa meningkatkan taraf hidup.....sukses untuk Plajan,"Ungkapnya.
Dengan semangat gotong royong yang menginspirasi, kegiatan bersih-bersih jaringan irigasi di Desa Plajan, Pakis Aji, Jepara, tidak hanya meningkatkan kualitas persawahan tetapi juga mempererat kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah. Melalui sinergi yang kuat, mereka berhasil menyelesaikan tugas dengan sukses, memberikan contoh positif bagi daerah lain dalam memajukan sektor pertanian. Kini, dengan persiapan yang matang dan semangat yang menggebu, petani Desa Plajan siap menyongsong masa tanam padi kedua dengan harapan akan panen yang melimpah. Semoga kerja keras dan kolaborasi ini menjadi landasan untuk kemajuan yang berkelanjutan dalam pertanian di Jepara. (Masdur).
Editor : Investigasi Mabes