Sejarah Hari Buruh yang Diperingati setiap Tanggal 1 Mei: Berawal dari Tuntutan Kerja Puluhan Jam

Foto Investigasi Mabes
Sejarah Hari Buruh yang Diperingati setiap Tanggal 1 Mei: Berawal dari Tuntutan Kerja Puluhan Jam
Sejarah Hari Buruh yang Diperingati setiap Tanggal 1 Mei: Berawal dari Tuntutan Kerja Puluhan Jam

InvestigasiMabes.com | Jepara - Melansir laman Kemdikbud, usai Orde Baru, peringatan Hari Buruh kembali marak di Indonesia sebagai wujud solidaritas pekerja. 

Hari Buruh bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga tentang memperkuat solidaritas di antara pekerja dan terus memperjuangkan hak-hak mereka. 

Meskipun tantangan masih ada, perayaan Hari Buruh menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya hak-hak pekerja dalam masyarakat, Rabu (1/5/2024).

Tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh atau di dunia internasional disebut May Day. Hari ini, ditetapkan menjadi hari libur dan perayaannya berlangsung di seluruh dunia. 

Hari buruh memiliki sejarah yang sangat panjang, yakni berawal dari abad ke-19. Kala itu buruh di Amerika Serikat mengumumkan keluhan terkait pekerjaan yang dinilai tak manusiawi. 

Hari Buruh dimulai ketika para buruh Amerika Serikat dituntut untuk bekerja belasan jam sehari. Banyak dari mereka akhirnya melayangkan protes. 

Pada tahun berikutnya, organisasi buruh terbesar di Amerika Serikat, Knights of Labour, mendukung FOTLU. Mereka pun mengerahkan buruh untuk mogok kerja serta demo. 

Pada 1 Mei 1886, lebih dari 300.000 pekerja yang berasal dari 13.000 perusahaan di seluruh negeri turun ke jalan guna menuntut haknya. Aksi mogok pun terjadi, dan diikuti 100.000 buruh mogok kerja. 

Aksi protes berlangsung secara damai, namun berubah pada 3 Mei 1886. Saat itu, aparat Kepolisian Chicago terlibat bentrok dengan buruh di McCormick Reaper Works. 

Pada keesokan harinya, aksi demo kembali dilakukan di Haymarket Square guna memprotes para pekerja yang tewas serta terluka akibat insiden ini. 

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini