Dadang mengatakan kebutuhan air bersih di Kampung Nagrak itu berasal dari Gunung Puncak Cakra Kabupaten Garut dengan jarak 12 km yang disalurkan menggunakan pipa. Ia berharap kepada Pemkab Bandung ada perhatian untuk pengadaan air bersih.
Dadang juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung atas kebijakannya dalam peningkatan pembangunan di Desa Drawati. Di antaranya peningkatan pembangunan jalan, tembok penahan tanah, jalan lingkungan dan infrastruktur lainnya.
Ia mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan TMMD di Desa Drawati yang mendapatkan dukungan Bandung Bandung, TNI dan Polri, tentunya menjadi kebanggaan bagi masyarakat setempat.
Jalan sepanjang 2.200 meter, yang sebelumnya dalam kondisi masih tanah, sekarang sudah dibangun dicor. Pembangunan jalan itu di Kampung Kihiyang Desa Drawati.
"Adanya pembangunan jalan saat pelaksanaan giat TMMD suatu kebanggaan bagi masyarakat. Baru oleh Pak Bupati Dadang Supriatna jalan tersebut dibangun. Masyarakat bisa menikmati sarana prasarana jalan yang bagus dan memadai. Sekarang mobil ambulan bisa masuk kalau ada warga sakit. Termasuk bisa digunakan untuk mengangkut hasil pertanian," tuturnya.
Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, Dadang mengatakan masyarakat di Kampung Kihiyang melaksanakan doa bersama dan makan bareng di sepanjang jalan yang baru dibangun tersebut."Setelah Indonesia merdeka puluhan tahun, baru saat ini jalan tersebut dibangun," katanya.
Warga setempat mengatakan bahwa berbagai program pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Bandung sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Namun demikian, warga setempat berharap jalan yang sudah dibangun cor untuk dilanjutkan pembangunannya dengan cara dihotmik karena tergerus aliran air hujan.
Warga pun berharap sumber air yang ada di Desa Drawati bisa digunakan untuk kebutuhan ekonomi, di antaranya dibuat produk air kemasan. Dengan harapan bisa menunjang kebutuhan ekonomi masyarakat. Selama ini masih digunakan untuk pertanian dan kebutuhan rumah tangga.
Editor : Investigasi Mabes