InvestigasiMabes.com | Tapsel, 2/5/2024 - Diduga Penyaluran Dana Desa Perkebunan Sigala-gala Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan tidak sesuai dengan laporan keuangan yang dibuat.
Yang mana pada tahun 2022 dan 2023 Desa Perkebunan Sigala-gala menganggarkan dana yang sangat besar diatas Rp 500.000.000,- hanya untuk ketahanan pangan.
Dari informasi yang diterima wartawan dari beberapa orang warga masyarakat desa perkebunan sigala-gala yang tidak bersedia disebutkan identitasnya, dana ketahanan pangan yang nilainya ratusan juta rupiah itu diduga tidak benar realisasinya di desa.Hal tersebut disampaikan warga pada tanggal 18/4/2024 didesa sigala-gala.
Salah seorang warga yang lain tercengang mendengar anggaran tersebut."Jika benar ini data DD perkebunan sigala-gala banyak sekali yang tidak tersalurkan kelapangan ini bang. Untuk kegiatan 17 agustus dan hatam Qur'an bulan suci ramadhan saja di kutip ke masyarakat perpintu bang, dan untuk bimtek sama sekali aparat desa tidak pernah ikut serta seperti perangkat² desa yang lain bang, dan untuk ketahanan pangan tingkat desa itu cuman sekali dibagikan anak itik tiap warga itu pun sudah lama sekali bang, selebihnya tidak pernah bang." Ucap warga tersebut via chat Wa.
Mendengar informasi tersebut, Ketua Dpp. Lsm. Terima Keluhan dan Aspirasi Masyarakat Sumatera ( TERKAMS) Syamsul Bahri Hasibuan yang berkantor di jalan Asoka Pasar 1 Nomor 139 B.Asam kumbang Medan secara resmi mengirimkan Somasi kepada Kepala desa Perkebunan Sigala-gala pada tanggal 3/5/2024.
" Kami dari DPP LSM TERKAMS RI akan menunggu jawaban surat tujuh hari kedepan, dan jika tidak ada respon oleh Kepala desa Perkebunan Sigala-gala Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan, maka kami akan menempuh jalur hukum" ujar Syamsul Bahri Hasibuan.( Nelwan).
Editor : Investigasi Mabes