InvestigasiMabes.com | Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimistis prestasi bidang pendidikan Jatim akan semakin moncer di tahun 2024 ini. Hal ini berkaca dari begitu banyak prestasi yang telah diraih dalam lima tahun terakhir.Untuk itu, ia secara khusus berterima kasih kepada seluruh guru, dan tenaga pendidikan di Jatim atas sumbangsihnya yang luar biasa selama ini terhadap dunia pendidikan di wilayah Jatim. Sebab, seluruh prestasi yang berhasil diraih tak lepas dari upaya dan jerih payah para guru, kepala sekolah dan kegigihan para siswa di Jatim.
"Kami sangat berterima kasih kepada para guru di seluruh pelosok daerah di Jawa Timur. Mudah-mudahan seluruh ikhtiar ini selalu diberikan kemudahan, kesuksesan, keberkahan dan menjadi amal jariyah panjenengan semua," ujar Gubernur Khofifah dalam keterangan.
Khofifah menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur tak akan pernah berhenti memberikan perhatian kepada para guru. Dengan harapan, dunia pendidikan semakin berkualitas dan tercetak sumber daya manusia yang hebat serta andal.
Orang nomor satu di Pemprov Jatim ini juga berharap, Dinas Pendidikan menjaga dan meningkatkan sejumlah prestasi yang diraih sepanjang tahun 2023.
"Menjadi harapan bersama bahwa capaian prestasi dan prestisius yang diraih bisa dijaga dan ditumbuhkembangkan," kata Khofifah.
Capaian lain yang patut dipertahankan dan ditingkatkan, lanjut dia, Jatim menjadi daerah dengan penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tertinggi di Indonesia selama empat tahun berturut-turut.Menurut dia, berbagai ide dan program harus menjadi ajang menyiapkan pelajar di Jatim dalam meraih prestasi terbaik di tahun-tahun mendatang.
Khofifah mengatakan, siswa-siswi SMA Jatim harus dipersiapkan untuk menjadi generasi penerus pemimpin di masa depan yang berkontribusi pada kemajuan bangsa. Dengan demikian, diharapkan Dinas Pendidikan Jatim mampu menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
"Jatim terus melakukan inovasi, bimbingan dan pelatihan dengan output berbagai prestasi yang diraih pada ajang bergengsi tingkat nasional maupun internasional di bidang sains, seni dan olahraga," tuturnya.
Salah satu raihan prestasi yaitu penghargaan atas pendidikan kurikulum 'Double Track'. Penghargaan didasari berbagai aspek seperti alokasi anggaran pendidikan APBD sejak 2019 kepada lebih dari 4.000 SMA, SMK, dan SLB yang berhasil meningkatkan kesejahteraan guru dan siswa.
Editor : Investigasi Mabes