Pesan Moral Ketua Umum LPN, Dalam Acara Napak Tilas Ki Ageng Penjawi

Foto Investigasi Mabes
Pesan Moral Ketua Umum LPN, Dalam Acara Napak Tilas Ki Ageng Penjawi
Pesan Moral Ketua Umum LPN, Dalam Acara Napak Tilas Ki Ageng Penjawi

InvestigasiMabes.com | Pati Jateng - Masyarakat Kabupaten Pati mungkin tak asing dengan seorang tokoh yang bernama Ki Ageng Penjawi, yang nama besarnya di abadikan menjadi sebuah nama jalan di Kabupaten Pati. 

Diceritakan pada zaman dahulu ada seorang pangeran dari Kadipaten Jipang Panolan yang sangat sakti mandraguna dengan senjata kerisnya Brongot Setan Kober dan kuda hitamnya Gagak Rimang. Pangeran sakti itu bernama Arya Penangsang. 

Karena dendamnya terhadap Sunan Prawoto dan ambisi haus kekuasaan, Arya Penangsang berharap setelah kematian Sunan Prawoto maka tahta Kesultanan Demak menjadi miliknya. Tapi angan angan itu menjadi hampa, karena kedudukan tahta Kesultanan Demak jatuh pada Mas Karebet alias Jaka Tingkir yang bergelar Sultan Hadiwijaya, yang merupakan menantu dari Sultan Trenggono. 

Dalam pemerintahannya, Sultan Hadiwijaya memindahkan pusat pemerintahan ke Pajang dan mengganti nama menjadi Kesultanan Pajang. 

Karena keinginan dan impiannya tak sesuai apa yang diharapkannya, Arya Penangsang semakin menjadi. Untuk membendung amarah dari Arya Penangsang. Joko Tingkir (Sultan Hadiwijaya), memerintahkan tiga tokoh andalannya yaitu Ki Ageng Pamanahan, Ki Juru Martani dan Ki Ageng Penjawi. 

Dengan strategi ke tiga tokoh itu Arya Penangsang berhasil di taklukkan oleh Danang Sutowijoyo, dengan Tombak Kyai Pleret milik Sultan Hadiwijaya.Atas keberhasilan itu ketiga tokoh itu mendapatkan hadiah, Ki Juru Mertani menjadi patih dalem, Ki Ageng Pemanahan mendapatkan tanah Alas Mentaok, dan Ki Ageng Penjawi diberi kekuasaan "Bumi Perdikan Pati".

 Untuk mengenang Ki Ageng Penjawi itulah sebagai anak cucunya, masyarakat Kabupaten Pati (14/7/2024) mengadakan kegiatan kirab budaya, yang di pimpin oleh pengurus Maqom Ki Ageng Penjawi, yang berada di dusun Kaborongan RT 10 RW 01, Kelurahan Pati Lor, Kabupaten Pati

 Kemudian iringan kirab diikuti oleh kereta kuda pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dari Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), LSM Laskar Penjawi Nusantara (LPN), Barisan Lembaga Nusantara (BLN), beberapa gunungan hasil bumi, Reog Ponorogo Sangga Buana dan Ababil Marching Band.

 Dalam acara ini Ketua Umum LSM Laskar Penjawi Nusantara (LPN) Suwar di dampingi Kades Soneyan Ismunadi dan Ketua LPN Tamto, menyampaikan, " sebagai Ketua Umum LSM Laskar Penjawi Nusantara, saya memberikan dukungan dan semangat untuk ketua LSM LPN Tamto untuk mengikuti kirab budaya " Napak Tilas Ki Ageng Penjawi Kebangkitan Pati ke II ", untuk nguri - uri pelestarian budaya yang ada di Kabupaten Pati ".

 " Dan sebagai putra putri bangsa, LSM LPN sebgai sosial kontrol harus mengawal penuh program program pemerintah dan mengambil tindakan tegas bila ada program pemerintah yang dalam pelaksanaannya keluar dari jalur yang semestinya. Saya berharap para generasi penerus tetap berapi api dalam memperjuangkan menegakan kebeneran. Dan memiliki semangat juang seperti Ki Ageng Penjawi". Bu - Ri

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini