Astaga! Dandim 1511 Pulau Moa Terlibat Kasus Ilegal Loging? Masela : Galih Perkara Diduga Lakukan Pembohongan Publik

Foto Investigasi Mabes
Astaga! Dandim 1511 Pulau Moa Terlibat Kasus Ilegal Loging? Masela : Galih Perkara Diduga Lakukan Pembohongan Publik
Astaga! Dandim 1511 Pulau Moa Terlibat Kasus Ilegal Loging? Masela : Galih Perkara Diduga Lakukan Pembohongan Publik

InvestigasiMabes.Com | Saumlaki - Dandim 1511 Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya Letnan Kolonel Infanteri Galih Perkasa diduga terlibat kasus ilegal Loging dan pembohongan publik. 

Dugaan tersebut disampaikan langsung oleh Jems Masela kepada media ini di Saumlaki, Senin 4/11/2024. 

Menurut Jems Masela, kayu besi 4 kubik yang dimuat oleh salah satu anggota TNI berinisial K dari pelabuhan Saumlaki menuju pelabuhan Moa itu diduga kuat cacat administrasi.

Berdasar keterangan ringkas yang berhasil dihimpun media in, kayu besi tersebut dibeli Letkol Galih dari anggotanya (Oknum K) dengan harga Rp 3.000.000/kubik dengan tujuan pembangunan Makodim 1511/Pulau Moa yang telah dikebut pengerjaannya sejak bulan Juli 2024 lalu. 

Tambah Jems, sangat disayangkan bahwa proses pembelian dan pemuatan kayu tersebut mengabaikan beberapa syarat administrasi resmi yang wajib dipenuhi sang Dandim tanpa alasan rasional yang bisa dipertanggungjawabkan, ungkapnya. 

Parahnya lagi, tanggapan sang Dandim atas pemberitaan awal terkait dugaan tersebut diklarifikasi Letkol Galih melalui media lain. 

"Dia (Galih Perkasa, red.) menyampaikan bahwa adanya berita-berita keliru. Justru yang sangat keliru adalah dirinya (Dandim), anggotanya, serta wartawan yang menulis berita tersebut tanpa mengkonfirmasi pihak kehutanan. Mereka miliki pemahaman tentang kehutanan yang sempit," ketusnya. 

Terhadap persoalan ini, Jems berharapPangdam XVI Pattimura, Danrem 151/Binaya tidak hanya mendengar informasi sepihak salah satu oknum Dandim berpangkat Letnan Kolonel tersebut karena yang bersangkutan telah melakukan kesalahan atau pelanggaran berat.

 “Pembohongan publik yang dilakukan oleh oknum Dandim MOA dan nggotanya, akan kita bawa laporan resmi-nya ke Detasemen Polisi Militer, di Saumlaki, bahkan akan melaporkan yang bersangkutan ke POM DAM XVI Pattimura", tegas Jems dengan nada kecewa. (IM-Tim)

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini