4. Irni Dewi Tari – Sekretaris Satpol PP Pemkot Pekanbaru5. Tengku Suhaila – Honorer Bagian Umum Pemkot Pekanbaru
6. Tengku Ahmed Reza Fahlevi – Plt Kepala DLHK Pemkot Pekanbaru7. Sri Wahyuni – Bendahara Pengeluaran Sekretariat Daerah Pemkot Pekanbaru
8. Farid Fuaz – Kasubbag Keuangan Bakesbangpol Pemkot Pekanbaru9. Yuliarso – Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Pekanbaru
10. Sukardi Yasin – Kepala Bidang Anggaran BPKAD Pemkot Pekanbaru.Latar Belakang Kasus
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 2 Desember 2024, yang mengamankan sembilan orang. Dari OTT tersebut, KPK menetapkan tiga tersangka, yaitu:1. Risnandar Mahiwa – Pj Wali Kota Pekanbaru2. Indra Pomi Nasution – Sekretaris Daerah Pemkot Pekanbaru3. Novin Karmila – Plt Kepala Bagian Umum Setda Pemkot Pekanbaru
KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 6,82 miliar yang diduga berasal dari pemotongan anggaran ganti uang (GU) di Bagian Umum Setda Pemkot Pekanbaru sejak Juli 2024. Uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi para tersangka, termasuk jatah Rp 2,5 miliar untuk Risnandar dari anggaran makan minum APBDP 2024. (Red).
Editor : Investigasi Mabes