Laporkan Dugaan Korupsi
Sandi Butar Butar sebelumnya telah mengajukan laporan tentang dugaan korups di Dinas Damkar Kota Depok kepada Kejari Kota Depok pada hari Senin (9/9/2024).
Sandi mendatangi Kantor Kejari Depok dengan membawa bukti-bukti dugaan korupsi baik berupa dikomen, foto, hingga video.
Sandi menyatakan bahwa laporannya tentang tuduhan korupsi di Dinas Damkar Depok berkaitan dengan pembelian peralatan dan fasilitas (sarpras).
Sebenarnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah menetapkan anggaran untuk fasilitas dan prasarana, tetapi kenyataannya di lapangan berbeda dengan harapan.
"Sebagai contoh, seperti halnya perawatan dan sebagainya, jika misalkan untuk perlengkapan tersebut sudah ditentukan anggarannya dalam rincian itu berapa (uangnya). Namun faktanya di lapangan di Kota Depok, apa yang dibagikan ternyata tidak sesuai," ujar Sandi di tempat kejadian.
"Kami siap menjadi saksi untuk seluruh anggota," lanjutnya.
Sandi menyatakan ia tak mempunyai pengetahuan yang jelas tentang waktu kejadian korups di sekitar Damkar Depok.
Namun begitu, personel Damkar Depok telah lama menyadari ketidakwajaran dari tuduhan korupsi itu.
"Jika peralatan rusak sudah bukan ditemukan lagi, tetapi kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa hanya di Cimanggis saja yang diperbaiki sedangkan di UPT-UPT lainnya belum sepenuhnya terselesaikan," katanya.
Editor : Investigasi Mabes