Sebagai akibatnya, kaki itu bisa terasa jauh lebih sejuk ketika di sentuh dibandingkan dengan bagian tubuh yang lain.
Perasaan dingin yang berkelanjutan adalah indikasi dari Penyakit Arteri Perifer stadium akhir dan harus ditangani dengan serius karena bisa menjadi pertanda adanya sumbatan pada pembuluh darah secara meluas.
5. Kelemahan otot
Pembuluh darah yang menjadi sempit akibat kolesterol bisa mengakibatkansakit pada otot-otot bagian kaki orang tersebut.
Keadaan tersebut ditandai dengan ketidakmampuan untuk berjalan dengan mudah, menjaga keseimbangan tubuh, atau sekadar berdiri dalam jangka waktu panjang.
Berikut ini adalah penjelasan bahwa otot-otot selalu mengonsumsi oksigen dan gizi yang dibawa oleh peredaran darah. Jika suplai tersebut kurang atau tidak adekuat, maka kinerja mereka bisa terpengaruh.
Dengan berlalunya waktu, jika sirkulasi darah tidak baik terjadi secara kontinu, hal ini bisa mengakibatkan penyusutan otot. Akibatnya, seseorang menjadi lebih mudah tersandung dan cenderung aktif dengan gerakan yang lebih sedikit, khususnya pada lansia atau mereka yang mempunyai beberapa faktor risiko tambahan.
6. Perubahan corak di bagian kaki
Pergantian warna pada kaki atau betis yang bisa jadi lebih cerah atau berwarna ungu kebiruan dapat menandakan adanya kadar kolesterol yang tinggi.
Warnanya terbentuk karena pengurangan aliran darah yang mengandalkan oksigen yang sampai ke kulit, akibat langsung dari peredaran darah tidak baik yang diakibatkan oleh pembekuan plak kolesterol.
Saat pembuluh darah mengalami penyempitan, aliran oksigen menjadi kurang cukup, sehingga kulit bereaksi dengan berubahnya warna.
Editor : Investigasi Mabes