Dalam situasi yang parah, kondisi tersebut bisa mengakibatkan sindrom kebiruan, di mana jaringan tubuh akan tampak berwarna biru akibat kurangnya pasokan oksigen.
Jika perubahan warnanya tetap berlangsung atau justru bertambah buruk, bisa saja menandakan adanya iskemia tungkai kritis, yaitu komplikasi serius dari penyakit arteri perifer (PAD), yang mengharuskan penanganan medis darurat.
Maka dari itu, melakukan pemeriksaan kaki secara preventif serta deteksi awal penyakit amatlah vital guna mencegah dampak negatif yang lebih serius.
7. Sakit di dada ketika sedang berjalan
Merasakan sakit di dada atau tidak nyaman saat bergerak bisa jadi merupakan indikasi adanya kadar kolesterol yang tinggi.
Kadar kolesterol LDL yang tinggi bisa memicu aterosklerosis, yaitu keadaan dimana pembuluh darah menjadi sempit karena adanya pengendapan plak. Kondisi tersebut berpotensi mengarah pada angina, rasa sakit di dada yang timbul saat otot jantung kurang menerima aliran darah yang cukup.
Apabila Anda mengalami rasa tertekan, sesak napas, atau sakit di area dada ketika sedang berjalan, penting bagi Anda untuk langsung berkonsultasi dengan dokter guna mencegah kemungkinan kondisi medis yang parah.
Penyebab kolesterol tinggi
Gaya hidup serta faktor keturunan atau genetik berperan dalam mengakibatkan kondisi kolesterol yang tinggi.
Dilansir dari ClevelandClinic, faktor gaya hidup meliputi:
- Merokok dan penggunaan tembakau
- Terlalu cemas atau tak dapat mengendalikannya
- Minum alkohol
- Tidak banyak beraktivitas fisik
- Polanya makanan dengan kandungan tinggi dapat menyebabkan kadar kolesterol meningkat.
Editor : Investigasi Mabes