Fakta ini semakin kuat setelah pemeriksaan USG di RSUD Marabose menyatakan bahwa usia kandungan telah memasuki empat bulan. Semua bukti mengarah pada S sebagai ayah biologis bayi tersebut.
Namun, sejak hasil kehamilan itu diketahui, sikap S berubah drastis. Dari yang awalnya akrab dan baik, kini ia memilih menjauh.
“Dia bilang bisa saja bayi ini bukan anaknya. Padahal sebelumnya dia baik, tapi setelah saya hamil dia langsung menjauh,” ungkap F dengan suara bergetar.
Ironisnya, F juga mengaku mendapat tekanan dari istri sah S, yang mendesaknya agar melupakan keinginan untuk dinikahi. Tekanan ini menjadi beban psikologis yang berat bagi F, di tengah kondisinya yang sedang hamil.Kapolsek Bacan Timur membenarkan adanya upaya mediasi antara kedua belah pihak. Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan solusi.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim buru berita