Menurut informasi yang dihimpun, barang-barang pribadi milik Bayu seperti KTP, paspor, koper, dan pakaian masih berada di apartemennya. Saat terakhir terlihat, Bayu mengenakan seragam kerja.
Namun, telepon genggamnya ditemukan di tempat sampah. Seorang warga Jepang yang menemukan ponsel tersebut sempat menjawab panggilan dari adik kandungnya Bayu (Fadila), sebelum menyerahkannya kepada pihak kepolisian. Ponsel kini telah diamankan sebagai barang bukti.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Lampung Timur melalui Sekretaris Dinas Melya Dewi menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kasus ini.
“BP3MI turut memfasilitasi komunikasi antara keluarga, LPK Khasha, Garda BMI dan KBRI Jepang agar informasi yang diterima tetap akurat dan upaya pencarian berjalan optimal. Semoga Bayu segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Mely. (Rusman Ali) Editor : RedakturSumber : Team