Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Samboja, Mengapa Aparat Seolah Tutup Mata

Foto Redaktur
Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Samboja, Mengapa Aparat Seolah Tutup Mata
Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Samboja, Mengapa Aparat Seolah Tutup Mata

InvestigasiMabes.com | Kal-tim - Setelah laporan dugaan penimbunan dan penyalahgunaan solar bersubsidi di wilayah Kuala Samboja, Kutai Kartanegara, mencuat ke publik, muncul gelombang pertanyaan tajam dari masyarakat: apa yang membuat aparat penegak hukum belum juga bertindak tegas?

Beberapa hari pasca pemberitaan pertama, aktivitas mencurigakan di gudang pembongkaran solar subsidi di kawasan Jalan SMK Ponegoro RT 09/15 disebut masih terus berlangsung. Bahkan, pantauan terbaru menunjukkan adanya pergerakan kendaraan damtruk dan mobil panter kijang pickup yang keluar-masuk lokasi setiap hari ke gudang pengumpul membongkar solar subsidi.

Ironisnya, lokasi tersebut tidak jauh dari pemukiman warga dan berjarak hanya beberapa kilometer dari kantor aparat keamanan setempat. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa ada oknum yang “menjaga” atau melindungi kegiatan ilegal tersebut.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Kalau dibiarkan terus, ini sudah bukan lagi soal pelanggaran kecil, tapi jaringan bisnis gelap yang merugikan negara miliaran rupiah tiap bulannya, ujar salah satu sumber di lapangan yang meminta identitasnya dirahasiakan,

Selasa (28/10/2025).

Sumber lain yang merupakan warga sekitar menyebut, aktivitas bongkar muat solar bersubsidi sudah berlangsung beberapa bulan tanpa pernah ada razia. Tidak terlihat adanya patroli rutin atau penyegelan lokasi meski laporan masyarakat terus disampaikan.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan


Berita Terkait
Terkini