InvestigasiMabes.com | Banyuwangi - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang lebih di kenal dengan PDIP dengan logo partai kepala banteng dengan moncong putih, perjuangan dan perlawanan panjang saat itu dengan simbol perlawanannya mbak Megawati Soekarno Putri saat melawan politik orde baru, kudatuli menjadi saksi heroik melawan kekuasaan yang saat itu menjadikan soeryadi jadi ketua umum PDI, maka penguasaan simbol legalitas sebuah partai harus di kuasai yaitu kantor DPP PDI saat itu dengan cara apapun yang di kenal dalam sejarah kasus kudatuli. Di sinilah kekuatan pasukan dan simpatisan mbak mega di uji nyalinya, akhirnya saat konggres di bali sepakat membentuk PDI Perjuangan dan mengukuhkan Bu. Megawati jadi ketua umum dan perjuangan membawah hasil dengan besarnya partai PDIP sampek sekarang.
Melihat kekuatan PDIP yang sudah teruji dari badai yang ada dan partai yang punya idiologi sangat kuat, ini menjadi dasar awal srikandi merah asal muncar Desi Prakasiwi memilih partai PDIP untuk di jadikan jalur politik yang bertujuan untuk mensejahterakan rakyat terutama kaum marhaenis. Desi Prakasiwi akhirnya menjadi kader PDIP dengan komitmen kuat serta loyalitas tinggi untuk ikut membesarkan PDIP di kabupaten banyuwangi sebagai dasar saat dia masuk partai PDIP. Gerakan awal yang di lakukan saat masuk dan nyaleg di PDIP mbak desi langsung membuat posko PDIP yang begitu bagus dan elegan di kecamatan muncar, posko tersebut di fungsikan untuk tempat konsolidasi antar kader dan simpatisan partai, disisi lain menjadi rumah rakyat dan ini menjadi bukti awal keseriusan beliau mbak desi kepada PDIP dan slalu menerima masukkan dari mas made selaku ketua DPC PDIP.
Desi prakasiwi dan PDIP sangat menyatu sebab beliau menganggap PDIP menjadi rumah besar dan keluarga baru bagi dirinya, sebab rumah besar tersebut untuk sebuah perjuangan dan menjadikan cita - cita partai sesuai dengan program yang di canangkan oleh Bu. Megawati selaku ketua umum menjadi nyata.
Sebagai kader partai mbak desi berusaha dengan sekuat tenaga untuk mewujudkan cita - cita tersebut dengan tetep minta petunjuk kepada mas made cahyana selaku ketua DPC PDIP, disisi lain mbak desi sangat menaruh hormat kepada senior - senior yang ada di partai berlambang banteng dengan moncong putih tersebut. Kekuatan perjuangan yang di miliki oleh desi prakasiwi dalam membesarkan partai sudah tidak di ragukan lagi dengan kegiatan politik yang sudah di lakukan oleh beliau, tapi mbak desi tetep tidak pernah melupakan sejarah atau jasmerah bagi senior - senior yang lebih dahulu dengan bersusah payah dalam membesarkan partai yang bisa di lihat sampai sekarang ini dan beliau juga sangat mengaprisiasi kepada sesepuh, pejuang dan senior yang ada di kepengurusan Partai yang ada di DPC, PAC dan Ranting PDIP yang ada di banyuwangi yang getol dalam berkonsolidasi untuk kemenangan dan kebesaran partai.Secara politik kita pasti menyadari bahwa kekompakan dan loyalitas kepengurusan sangat di butuhkan dalam membesarkan partai, terutama yang ada di pengurus harian yaitu Ketua, Sekretaris dan bendahara harus seirama agar roda partai berjalan dengan baik dan sesuai dengan tupoksi masing - masing. Di sini sangat di butuhkan managerial keuangan, managemen ekonomi yang kuat, pelaporan yang bagus untuk mensukseskan kegiatan politik yang di gelar oleh partai, maka di butuhkan seseorang yang memahami hal tersebut dan sudah menjalani kegiatan ekonomi sehingga sangat memahami managerial keuangan dan juga harus loyal, melihat hal tersebut desi prakasiwi kader partai walau baru tapi punya integritas sangat tinggi , sehingga mbak desi sosok yang cocok untuk di mengisi Bendahara partai.
Penulis,
Editor : RedakturSumber : Team