Pola pengamanan serupa juga dilakukan di kawasan wisata pegunungan dan pemandian air panas, salah satunya di kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal. Petugas memberikan edukasi kepada pengunjung untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca dan potensi bencana alam. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah preventif, mengingat adanya kejadian banjir yang sempat terjadi di kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Selain objek wisata, pengamanan turut difokuskan pada pusat-pusat keramaian masyarakat, seperti kawasan perbelanjaan dan sentra oleh-oleh. Di kawasan Jalan Pandanaran, Kota Semarang, petugas lalu lintas bersama Dinas Perhubungan melakukan patroli dan pengaturan arus lalu lintas dan parkir kendaraan. Melalui pengeras suara, para pengunjung diarahkan untuk mematuhi ketentuan parkir serta memanfaatkan kantong-kantong parkir yang telah disediakan guna mencegah kemacetan dan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
Kabid Humas menyampaikan bahwa seluruh kegiatan pengamanan dilaksanakan dengan mengedepankan strategi Pelayanan dan Keamanan, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.
“Dalam Operasi Lilin Candi ini, kami mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Petugas tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga aktif memberikan imbauan keselamatan, membantu pengunjung, serta memastikan seluruh aktivitas masyarakat di lokasi wisata dan pusat keramaian dapat berjalan aman, nyaman, dan tertib,” ujar Kombes Pol Artanto.Ia menambahkan, Polda Jawa Tengah akan terus bersinergi dengan instansi terkait hingga berakhirnya Operasi Lilin Candi, guna memastikan seluruh rangkaian libur Natal dan Tahun Baru berlangsung kondusif.
Editor : Investigasi MabesSumber : Humas Polda Jateng