InvestigasiMabes.com | Bandar Lampung – Program unggulan Presiden Prabowo Subianto berupa Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai ikhtiar besar negara menyelamatkan masa depan generasi muda, kini justru tercoreng oleh dugaan praktik kotor di lapangan. Program mulia yang menyasar langsung pelajar di seluruh Indonesia itu diduga menjadi ladang bancakan sejumlah oknum, mulai dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga aparat di tingkat lokal.
Fakta tersebut diungkap Gindha Ansori Wayka, Koordinator Presidium Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD) Lampung, sekaligus Direktur Law Office Gindha Ansori Wayka (GAW) dan Direktur LBH Cinta Kasih (LBH CIKA), saat ditemui di Bandar Lampung, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Gindha, berdasarkan hasil investigasi tim KPKAD di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung, banyak pemilik dapur MBG mengeluhkan tekanan dan dugaan pemerasan yang dilakukan oknum SPPG serta pihak lain.
“Kami menemukan fakta di lapangan, sejumlah pemilik dapur MBG merasa diperas oleh oknum SPPG, lurah atau kepala desa, camat, bahkan oknum penegak hukum,” ungkap Gindha.Modus Pemerasan dan Ancaman Administratif
Editor : RedakturSumber : Team