Merespons tuntutan massif tersebut, Penjabat Kepala Desa Botumoputih, Wanris Kango, tampak enggan mengabulkan permintaan pembatalan hasil pemilihan.
Dalam keterangannya kepada massa, Wanris menyatakan kewenangannya terbatas. Ia menolak untuk membatalkan hasil yang sudah diumumkan.
"Saya tidak dapat membatalkan hasil pemilihan tersebut. Namun, persoalan dan aspirasi ini akan saya sampaikan serta laporkan kepada Pemerintah Daerah untuk ditindaklanjuti," pungkas Wanris Kango di hadapan massa yang tetap bertahan di halaman kantor desa.Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui langkah selanjutnya dari warga maupun Pemerintah Daerah terkait polemik Pilkadus yang menyeret nama pengurus partai dan dugaan nepotisme ini. (Ugo)
Editor : RedakturSumber : Team