Dalang Ki Sasmito Cokro menjelaskan, lakon _Sang Wiji Suci_ atau _Tumurune Wiji Sejati_ menceritakan kisah Raden Wisanggeni sebagai ksatria sakti, cerdas, dan pemberani.
"Dalam pewayangan, ia sering dimaknai sebagai perlambang pemimpin ideal yang membawa kebenaran. Karakter Wisanggeni dikenal kritis, berani membela yang lemah, dan memiliki kesaktian luar biasa karena latar belakang kelahirannya yang unik," kata Sasmito.
Ia menegaskan, kisah ini sarat nilai kepemimpinan yang jujur, adil, dan dekat dengan rakyat. Pagelaran wayang kulit rutin digelar setiap tahun dengan dalang berbeda sebagai upaya pelestarian budaya bangsa.
Pewarta : Badi Editor : Investigasi MabesSumber : Tim