InvestigasiMabes.coml Kota Pariaman -- Perselisihan di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman mulai terbongkar menyusul diterbitkannya surat bernomor 400.10.2.2/497/Pemdes/2026 bertanggal 2026, berisi penegasan persyaratan pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Surat yang menggunakan kop Sekretariat Daerah dan ditandatangani Sekda Afrizal Azar itu ternyata memicu pertanyaan besar hingga memunculkan ketegangan antar pejabat.
Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) DPMD Kota Pariaman, Wira Budiman, mengakui bahwa surat tersebut berasal dari konsep yang ia buat. Namun, hal ini justru menuai sorotan tajam: meski ditandatangani Sekda, nomor surat yang tercantum berasal dari lingkup Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) — seolah Sekda tidak memiliki sistem penomoran surat sendiri.
Lebih bermasalah lagi, penggunaan nomor surat DPMD itu dilakukan tanpa koordinasi dengan Kepala Dinasnya sendiri, Ahadi Nugraha. Saat dikonfirmasi sebelumnya, Ahadi menegaskan: “Surat itu surat dari Sekda, lihat saja tanda tangannya ada di bawah.” Pernyataan ini menunjukkan adanya ketidakharmonisan dan prosedur yang dianggap tidak baku.
Dugaan semakin menguat bahwa surat tersebut sarat kepentingan pribadi atau kelompok. Pasalnya, sampai saat ini tidak ada peraturan perundang-undangan yang secara tegas mewajibkan calon anggota BPD melampirkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat mutlak. Ketentuan itu hanya berdasarkan tafsiran sepihak Sekda Afrizal Azar dan Kabid Wira Budiman, yang keduanya belum juga mampu menunjukkan dasar hukum yang sah hingga berita ini diturunkan.Syarat yang dipaksakan itu pun menuai penolakan dari perangkat desa. Seorang staf desa yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keberatan:
“Jika syaratnya harus KK dan KTP, berarti hanya orang luar desa (sumando) yang bisa menjadi anggota BPD. Kami tidak bisa memilih warga asli desa sendiri yang sebenarnya mau dan mampu memajukan daerah. Kami sudah keberatan, tapi Kabid tetap ngotot mempertahankan pendapatnya hingga terbit surat ini.”
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim