Selama menjalankan tugas sebagai Dandim 1507/Saumlaki, Letkol Inf. Hendra Suryaningrat dikenal aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Kehadirannya tidak hanya terlihat dalam tugas-tugas keamanan dan pertahanan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, serta upaya menjaga keharmonisan kehidupan adat dan budaya di Kepulauan Tanimbar.
Momen penganugerahan tersebut menjadi lebih bermakna karena berlangsung di atas hamparan laut Tanimbar yang selama berabad-abad menjadi bagian penting dari sejarah dan identitas masyarakat setempat. Laut yang menjadi sumber kehidupan itu seakan menyampaikan pesan bahwa kemajuan tidak harus memutus akar budaya, melainkan harus tumbuh bersama nilai-nilai leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Bagi masyarakat yang hadir, peristiwa tersebut bukan sekadar seremoni adat. Mereka melihatnya sebagai simbol lahirnya sinergi antara negara dan masyarakat adat, antara semangat pengabdian dan penghormatan terhadap tradisi.
Di tengah derasnya arus modernisasi dan perubahan zaman, sosok Letkol Inf. Hendra Suryaningrat dinilai mampu menghadirkan teladan bahwa kemajuan dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya. Ia menjadi gambaran seorang pemimpin yang tidak hanya mengawal keamanan wilayah, tetapi juga menghormati identitas masyarakat yang menjadi bagian dari tugas pengabdiannya.Ketika matahari mulai meninggi dan sinarnya memantul di permukaan laut Tanimbar yang berkilauan, tepuk tangan masyarakat bergema menyambut momen bersejarah tersebut. Sebuah momen yang akan dikenang sebagai simbol penghormatan terhadap pengabdian, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah Duan Lolat.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim