InvestigasiMabes.com – Tanimbar -Masyarakat Desa Lermatang, Desa Latdalam, dan Desa Bomaki menegaskan komitmen mereka untuk mendukung pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Blok Masela sebagai bagian dari pembangunan nasional yang diharapkan membawa manfaat bagi daerah, masyarakat adat, dan generasi mendatang.
Sikap tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa tidak ada pihak, baik organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, lembaga, kelompok tertentu, maupun individu, yang dapat mengatasnamakan seluruh masyarakat tiga desa tanpa persetujuan dan mandat bersama dari warga.
Masyarakat menilai bahwa setiap bentuk aksi, pernyataan, maupun gerakan yang membawa nama warga Lermatang, Latdalam, dan Bomaki harus terlebih dahulu melalui musyawarah serta memperoleh legitimasi yang jelas dari masyarakat. Penggunaan nama masyarakat untuk kepentingan kelompok tertentu dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman dan berpotensi memecah persatuan warga.
Salah satu tokoh masyarakat berinisial FF menegaskan bahwa masyarakat tetap berpegang teguh pada prinsip bela negara dan mendukung setiap agenda pembangunan nasional yang dilaksanakan dengan memperhatikan hak-hak masyarakat adat serta kepentingan daerah."Kami berdiri pada prinsip menjaga persatuan, keamanan, dan kepentingan bangsa. Jangan ada pihak mana pun yang membawa nama masyarakat Lermatang, Latdalam, dan Bomaki untuk kepentingan yang tidak pernah disepakati bersama. Suara masyarakat tidak boleh dipolitisasi dan tidak boleh dijadikan alat untuk tujuan tertentu yang bertentangan dengan semangat kebersamaan," tegas FF
Editor : RedakturSumber : Team