InvestigasiMabes.com | Samboja, 5 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid, S.H., M.H. menggelar Turnamen Layangan Aduan "Samboja Cup 2026" yang berlangsung meriah di Kuala Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Turnamen tersebut diikuti 48 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, di antaranya Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kabupaten Paser (Grogot), serta para pelayang dari berbagai komunitas di wilayah Kalimantan Timur.
Pelaksanaan pertandingan dipimpin oleh Ketua Komunitas Pelayang Balikpapan bersama panitia pelaksana yang telah berpengalaman dalam penyelenggaraan turnamen layangan aduan.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid, S.H., M.H., didampingi Camat Samboja Barat H. Burhanuddin, S.Ag., M.Si. Turut hadir perwakilan TNI dari Raider, Rio Prakasa, unsur Muspika Kuala Samboja, Saleh, jajaran LPM Kuala Samboja, para Ketua RT, tokoh masyarakat, serta perwakilan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) yang memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sebagai bentuk rasa syukur atas peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama sebagai simbol harapan agar Polri semakin dipercaya masyarakat serta senantiasa diberikan kekuatan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
Dalam sambutannya, AKP Mohamad Yazid menyampaikan bahwa turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan antar komunitas, serta membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang positif.Untuk menambah semarak suasana, panitia menyediakan berbagai doorprize dan hadiah menarik bagi para peserta dan pemenang turnamen, sehingga antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak pembukaan hingga berlangsungnya pertandingan.
Melalui kegiatan Samboja Cup 2026, Polsek Samboja berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan di wilayah Samboja dan sekitarnya.
Sumber : Team