"Sebelum angkutan ini beroperasi kita harus melakukan kajian mendalam agar semuanya berjalan optimal dan seluruh masyarakat dapat terlayani," katanya.
Ia mengatakan Pemerintah Kota Payakumbuh ingin menghadirkan sistem angkutan massal yang tidak hanya modern, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan mobilitas perkotaan, terutama tingginya penggunaan kendaraan roda dua oleh pelajar.
Menurut Rida, ketergantungan pelajar terhadap sepeda motor meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas sekaligus memicu kepadatan kendaraan di kawasan sekolah pada jam masuk dan pulang belajar.
"Ketergantungan mobilitas pelajar pada kendaraan roda dua menciptakan risiko keselamatan dan inefisiensi sistemik. Karena itu, kita membutuhkan solusi berupa angkutan massal yang aman dan ramah lingkungan," ujarnya.Selain meningkatkan keselamatan, angkutan umum listrik diharapkan mampu mengurangi kemacetan di sekitar kawasan pendidikan, menekan biaya transportasi yang ditanggung keluarga, serta mendorong peralihan penggunaan kendaraan pribadi menuju transportasi umum yang lebih efisien dan rendah emisi.
Editor : RedakturSumber : Team