Nyaris Ricuh, Massa Aksi Ancam Segel Pintu Pagar PT Pabrik Gula Gorontalo

Nyaris Ricuh, Massa Aksi Ancam Segel Pintu Pagar PT Pabrik Gula Gorontalo
Nyaris Ricuh, Massa Aksi Ancam Segel Pintu Pagar PT Pabrik Gula Gorontalo

Investigasimabes.com l Gorontalo — Suasana ketegangan nyaris meledak di halaman depan Kantor PT Pabrik Gula Gorontalo, Senin (3/8/2026). Ratusan warga dan penambang emas yang melakukan aksi unjuk rasa mengancam akan menyegel pintu pagar kantor jika Manajer Umum pabrik enggan menemui mereka untuk membicarakan sengketa lahan yang berkepanjangan.

Ketegangan memuncak ketika ancaman penutupan pagar tersebut memicu reaksi dari buruh dan karyawan pabrik gula yang kemudian turun dan mendatangi massa aksi serta melakukan perlawanan. Situasi sempat memanas dan bentrokan fisik nyaris tak terelakkan.

Namun berkat kesigapan aparat Kepolisian Resor Limboto yang diperkuat personel dari beberapa Polsek jajaran, yakni Polsek Paguyaman, Polsek Tolangohula, Polsek Mootilango, dan Polsek Boliyohuto, bentrok antar kedua belah pihak akhirnya dapat dicegah. Petugas kepolisian segera berdiri di antara kedua kelompok dan berupaya menenangkan suasana agar tidak terjadi kontak fisik.

Orator aksi, Hamzah Kaiko, menyampaikan pernyataan dengan nada tegas di hadapan massa. Jika Manajer Umum PT Pabrik Gula Gorontalo tetap enggan menemui mereka, pihaknya tak segan-segan mengambil langkah tegas.

"Jika Manajer Umum Pabrik Gula Gorontalo enggan menemui massa aksi, maka kami akan merusak lahan yang menjadi objek sengketa antara warga dan pihak Pabrik Gula," tegas Hamzah di hadapan para pendemo. Tak lama setelah menyampaikan pernyataan tersebut, massa aksi pun membubarkan diri meninggalkan lokasi kantor.

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim
Bagikan

Berita Terkait
Terkini