Kegiatan Pertemuan antara PT. KPI RU V Balikpapan dengan Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak

Foto Investigasi Mabes
Kegiatan Pertemuan antara PT. KPI RU V Balikpapan dengan Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak
Kegiatan Pertemuan antara PT. KPI RU V Balikpapan dengan Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak

Kanit III Sosbud Satintelkam, Iptu Beng SitompulPs. Kasubnit III Polresta Balikpapan, Aipda Iriansyah

Anggota Unit III Sosbud Polresta BalikpapanPenyampaian

Kanit III Sosbud Satintelkam, Iptu Beng Sitompul :*Perlu diketahui bahwa pertemuan ini saya yang gagas karena adanya surat yang dikirim beberapa waktu.

Dalam forum ini silahkan para Ketua - Ketua ormas, apa saja hal - hal yang perlu disampaikan, disini telah hadir manajemen Pertamina RU V, nantinya pertanyaan bisa ditanggapi langsung oleh manajemen pertaminaHarapan kita semua semoga dalam pertemuan hari ini mendapatkan hasil dan solusi yang terbaik.

Sebelumnya disini perlu saya tekankan kepada Ketua - Ketua Ormas bahwa pihak Kepolisian tidak ada memberikan izin untuk pemasangan spanduk di lapangan merdeka.Sekjen Pasak Bakudapati, Agus Bcr :*

Terima kasih kepada Kanit III Sosbud yang responnya sangat cepat, begitu kami masukkan surat aksi langsung ditanggapi, kami sangat apresiasi hal tersebut dan semoga kedepan sinergi kita tetap berjalan dan Kepolisian tetap sebagai garda terdepan penegak keadilan.Dasar dan tolak ukur dari tujuh ormas yg tergabung mengajukan surat aksi

Kami memberitahukan surat Resmi ke Polres untuk pemasangan spanduk, pada saat pemasangan spanduk sempat ada argumentasi tapi tetap kami pasang.Selanjutnya tanpa ada pemberitahuan kepada kami, spanduk yang kami pasang di lapangan merdeka tersebut dibongkar dan menjadi viral.

karena di spanduk tersebut ada logo 7 ormas maka kami menyatakan sikap bahwa ada pelecehan karena menurunkan atribut tanpa adanya pemberitahuan.Dasarnya penurunan spanduk tersebut apa, sehingga akhirnya teman teman ormas sepakat untuk melakukan aksi.

Kami juga menginginkan lapangan merdeka itu tetap menjadi fasilitas umum.Pemuda Pengawal Adat Paser Kalimantan Timur DPC Balikpapan, Rahmansyah (Acong) :*

apakah bapak bapaknyang hadir disni sebahai pengambil keputusan pada saat pertemuan ini, jika tidak maka kami balik.Untuk Lapangan merdeka kami kecilnya disitu, saya bicara hak hak wilayah dan dimanakah yang harus kita lestarikan.

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini