Kegiatan Pertemuan antara PT. KPI RU V Balikpapan dengan Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak

Foto Investigasi Mabes
Kegiatan Pertemuan antara PT. KPI RU V Balikpapan dengan Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak
Kegiatan Pertemuan antara PT. KPI RU V Balikpapan dengan Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak

Sesuai tadi pembicaraan, apakah pihak pertamina akan membangun sarana olahraga di lapangan Merdeka, apakah akan dibuat seperti suatu tempat, seperti joging track untuk membuat konsep tersebut.kemarin saya ada mendengar ada fasilitas olahraga, dimana lapangan merdeka kebanggan kita, merubah fungsi akhirnya jika dilihat dari kejadian kejadian yang lain nantinya akan berujung menjadi private dan itulah yang kami jaga.

Yang kami tidak ingikan di lapangan merdeka Tidak merubah Fungsi, Tidak menjadi Private, kami dari Adat Kutai, Paser Banjar kami tidak pernah mengganggu pertamina dan proyek proyek pertamina.Nanti kami akan membuat notulen dari hasil kesepakatan pertemuan hari ini.

Dan untuk parkiran jangan sampai nilainya berbeda beda ada yang 5000 rupiah ada yang 10.000 rupiah, begitupun kebersihan harusnya ada retribusi untuk kebersihan, dan jika pertamina tidak ada menerima, pertamina harus tegas disini terhadap pengelolanya karena ini semua merupakan pungli jadinya.Jika kami diberikan ijin untuk mengelola maka kami yang akan bertanggung jawab semuanya, baik dari parkiran maupun keberishan.

Beri kami kesempatan contoh yang didepan mess pantai, bisa kami diberikan tempat untuk kami berjualan sesuai aneka ragam budaya kami, masakan ataupun pernak pernik budaya kami.Kesimpulan Pertemuan

Terkait Pengelolaan Lapangan Merdeka Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak, sepakat jika Lapangan Merdeka ditata agar menjadi lebih baik oleh Pertamina RU V dan tetap diperuntukan sebagai Ruang Publik Masyarakat Kota Balikpapan.Terkait Spanduk Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak yang diturunkan oleh Pertamina RU V, pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak merasa tersinggung, karena terdapat logo ormas yang mereka hormati didalam spanduk itu yang diturunkan tanpa ada pemberitahuan kepada Ketua Ketua Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak.

Pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak menginginkan Pihak Pertamina RU V dapat memasang Kembali Spanduk milik Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak dan Ketua Ketua Ormas sepakat nantinya setelah spanduk tersebut terpasang maka dari Pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak yang akan menurunkannya sendiri tidak lebih dari 1 Jam setelah Spanduk terpasang.Dari Management PT KPI RU V menginginkan dari Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak dapat terlebih dahulu mengirimkan surat ke PT KPI RU V terkait pemasangan Spanduk kembali milik Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak di Lapangan Merdeka.

Pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak sepakat bahwa untuk hasil pertemuan pada hari ini tidak mendapatkan hasil solusi bersama, dan jika nantinya pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak akan mengirimkan surat permohonan pemasangan spanduk ke PT KPI RU V, maka surat tersebut akan di kirimkan rencana pada hari jumat (03 Nov 2023) dengan dikawal oleh Ketua dan Anggota Ormas yang tergabung dalam Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak ke Kantor Besar PT KPI RU V.Sedangkan untuk Rencana Aksi Damai dari Pihak Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak sepakat akan mengundur waktu pelaksanaan aksi setelah Kegiatan RI 1 di Kalimantan Timur, kemungkinan Aksi Damai diundur hingga Senin tanggal 06 Nov 2023.

Pada Pukul 15.30 wita, Kegiatan Pertemuan mediasi telah selesai berjalan lancar dan kondusif.Saran dan Pendapat Pelapor

Dengan adanya pemasangan Spanduk larangan berjualan oleh PT KPI RU V di Lapangan Merdeka 1,2 dan 3, telah menimbulkan berbagai isu isu dan persepsi yang ada di Ketua Ketua Ormas yang tergabung dalam Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak.Isu isu yang menjadi sorotan oleh Ketua Ketua Ormas yang tergabung di dalam Aliansi Ormas Adat Kalimantan Kutai, Paser, Banjar, Dayak.

Ruang Publik di Lapangan Merdeka kedepan akan ditutup dan dijadikan sebagai Area Private untuk kepentingan Pertamina.Akan dibangung fasilitas Pertamina di Lapangan Merdeka berupa pembangunan Apartemen.

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini