InvestigasiMabes.com | Pekanbaru - Jangan Memaksa Berkendara ketika Mengantuk, Pesan ”Selamat Sampai Tujuan” Bukan Basa-basiPengemudi harus selalu bugar dan waspada selama perjalanan balik pada Lebaran 2024.
Demi sampai tujuan dengan keadaan selamat dan sehat, para pemudik yang membawa kendaraan pribadi ataupun sopir angkutan penumpang diharapkan mengutamakan keselamatan.
Mengendarai kendaraan membutuhkan kondisi fisik dan mental yang memadai. Berbagai kondisi bisa terjadi di jalanan sehingga menuntut seorang pengemudi untuk berkonsentrasi penuh.
Kesiapan diri sangat diperlukan, terutama jika hendak berkendara dalam jangka waktu yang cukup panjang. Risiko berkendara akan lebih besar ketika berada di jalanan bebas hambatan atau jalan tol dengan kecepatan tinggi.
Karena itu, Anda yang akan kembali dari mudik Lebaran 2024 mesti tetap waspada dan berhati-hati di perjalanan. Setelah beberapa hari berkumpul bersama keluarga dan handai tolan serta berkeliling untuk berlibur sejenak, luangkan waktu untuk beristirahat cukup sebelum menempuh perjalanan jauh.
Kecelakaan yang terjadi akibat sopir yang lelah dan mengantuk semestinya dapat dihindari.
Pengemudi yang bekerja melebihi waktu menjadi salah satu penyebabnya. Pengemudi yang lelah membuat kemampuan berkonsentrasi menjadi berkurang sehingga berisiko mengalami microsleep. Yang bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan.
”Microsleep”Microsleep atau tidur sekejap merupakan kondisi ketika seseorang tertidur secara singkat selama beberapa detik hingga 1 menit. Pada kondisi itu, seseorang kehilangan kesadaran dan respons terhadap kondisi sekitar secara tiba-tiba.
Kondisi microsleep sering terjadi ketika seseorang dalam kondisi kelelahan atau kurang tidur dan memaksakan diri untuk tetap terjaga atau terbangun. Ketika mengalami microsleep, aktivitas otak menunjukkan pola yang mirip dengan aktivitas tidur. Hal itu bisa terjadi sekalipun mata tetap terbuka.
Editor : Investigasi Mabes