InvestigasiMabes.com | Jepara - Suhu perpolitikan menjelang pilkada Jepara tahun 2024-2029 mulai nampak memanas. Hal ini terlihat dari sikap 3 (tiga) partai politik besar diantaranya Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Ketiga partai ini mulai membuka kran komunikasi dengan menggelar halal bihalal bersama, bertempat di salah satu rumah makan di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Minggu (5/5/2024) siang.
Acara halal bihalal yang digelar 3 (tiga) partai besar tersebut dihadiri ketua partai PKB Nuruddin Amin, ketua DPC partai PPP Masykuri, ketua DPC Partai Gerindra Arizal Wahyu Hidayat, Sekjen DPC partai PPP Habli Mubarok, Ketua Desk Pilkada 2024 DPC PPP Agus Sutisna, Bendahara DPC Partai Gerindra Purwanto bersama Sandi Hertanto dan Muhammad Harisman Fauzan Rosyid.
Pada kesempatan itu Arizal Wahyu Hidayat (Rizal) mengatakan, "Pertemuan ketiga partai ini telah berproses cukup lama. Namun baru pada acara halal bihalal ketiga partai ini mulai membicarakan bersama secara tertutup," ujar Rizal.
Rizal juga menambahkan, "Pertemuan ketiga partai ini diantaranya membicarakan situasi kondisi politik di Jepara belakangan ini," imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Rizal menjelaskan, pertemuan ketiga partai ini merupakan respon atas situasi politik menjelang pilkada di Jepara, diantaranya bakal calon telah mengklaim seolah-olah sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP.Sementara ketua PKB Nurudin Amin (Gus Nung) mengatakan, "Ketiga partai ini belum membentuk koalisi. Menurutnya membentuk koalisi perlu mendapat instruksi DPP," kata Gus Nung.
Ia menyebut pertemuan ketiga parta besar ini merupakan 'Embrio', bagi Gus Nung, tidak menutup bagi partai besar lainnya yang ingin bersama sama membangun komunikasi.
“Pertemuan ketiga partai besar ini bukan kesepakatan berkoalisi namun baru dalam taraf Embrio, dan terbuka bagi partai besar seperti PDIP dan NasDem untuk membicarakan langkah langkah ke depan,” tandas Gus Nung.
Terkait bacabup dan bacawabup Jepara, ketiga partai ini menyampaikan hal senada, masing masing berharap bisa mengusung calon dari kader partainya. Namun mereka sepakat tegak lurus sesuai dengan instruksi DPP masing masing jika memang ada calon di luar kader yang mendapat rekomendasi.
Editor : Investigasi Mabes