Masuk Sekolah MTsN Blitar, Dengan Biaya Yang Fantastic Begini Desas Desusnya

Foto Investigasi Mabes
Masuk Sekolah MTsN Blitar, Dengan Biaya Yang Fantastic Begini Desas Desusnya
Masuk Sekolah MTsN Blitar, Dengan Biaya Yang Fantastic Begini Desas Desusnya

InvestigasiMabes.com | Blitar - Ramai di bicarakan oleh masyarakat dan walimurid MTsN 2 Blitar perihal dugaan banyaknya biaya pendaftaran dan infaq di lembaga pendidikan Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Blitar yang di duga memberatkan walimurid. Menurut walimurid ini pembiayaan awal masuk hingga sekarang kurang lebih hampir Rp 4.000.000,00 Empat juta rupiah, dengan rincian sebagai berikut.01/11/24. 

Dari Hasil tersebut Rp 4.000.000,00Rp 2500.000,00 untuk perlengkapan sekolah mulai dari seragam buku dan biaya biaya lain lainnya, selain itu Rp 1500.000,00 satu juta lima ratus ribu rupiah untuk biaya infaq selamat satu tahun bersekolah di Sekolah tersebut.

 Di temui dari oleh awak media tentang pernyataan salah satu walimurid, benar memang anak saya saat awal masuk sekolah di mintai biaya seperti penjelasan di atas dan saya juga membayarnya sejumlah Rp 4.000.000,00 Empat juta rupiah pada awal masuk sekolah,"jelasnya H.

 Awak mediapun langsung meminta klarifikasi dan stetment perihal adanya desas desus biaya di duga yang sangat memberatkan walimurid di Mts Negeri 2 Blitar tersebut kepada Perwakilan kemenag kabupaten Blitar.

 Saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kasi pendidikan madrasah kemenag kabupaten Blitar. Syaikul Munif menanggapi perihal berita Sebagai tersebut menurutnya ," Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan diatur dalam

1. Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional2. PMA Nomor 16/2020 ttg Komite Madrasah

3. Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3601 tahun 2024 tentang petunjuk teknis pengelolaan dana dan sumber  daya pendidikan oleh komite madrasahOleh karenanya kami berharap bhw partisipasi masyarakat tsb bisa dilakukan dg sesuai prosedur dan bisa dipertanggungjawabkan baik dr sisi perencanaan, pelaksanaan, maupun pelaporannya,"jawabnya Munif.

 Dari berita ini di terbitkan belum ada klarifikasi dan penjelasan dari pihak sekolah karena sulit ditemui oleh awak media,Bersambung(Ft2)

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini